Knalpot Racing Harian Mio (CLD C1)

/
0 Comments
Knalpot racing memang identik dengan ajang balap, yang sangat berguna untuk meningkatkan performa motor tersebut. Tapi apa jadinya  kalau knalpot racing dipakai untuk harian?




Menurut gue, knalpot racing itu sangat berguna untuk meningkatkan performa motor, meskipun memang gak banyak, cuma pemakaian knalpot racing itu sangat bisa terasa di motor kita. Salah satunya tarikan jadi eteng, karena gas buang tidak lagi tertahan di knalpot. Tapi permasalahannya knalpot racing yang dipakai di ajang balap itu cenderung memiliki suara yang cukup keras.

Sedangkan gue pribadi bukan cari suara keras, tapi lebih untuk meningkatkan performa motor gue. So, gue memutuskan untuk memilih knalpot merk CLD tipe C1 standar. Dari bentukannya knalpot ini memang seperti knalpot standar, namum hal yang membedakan terletak di ujung silencer, dan pipa knalpot. Kenapa gue akhirnya memilih CLD tipe C1 standar? Karena knalpot ini memiliki suara yang relatif adem diabanding knalpot lainnya, dan menurut gue produk ini pengerjaannya detail dan rapih. Bisa terlihat dari logo CLD yang ada di pipa knalpot, dan hasil las-lasan yang rapih.




Pada saat gue pasang pun sangat mudah, karena memang knalpot ini di desain khusus spesifik untuk macam-macam motor. Jadi proses pemasangan pun sama persis seperti memasang knalpot standar. Motor yang akan gue pasang Yamaha Mio Soul tahun 2010.

Setelah knalpot CLD terpasang gue pun langsung mencoba menghidupkan mesin, langsung terdengar suara nge-bass di rpm bawah dan pada saat idle. Suaranya asli enak banget dan pulen, pada saat gue coba jalan, langsung terasa akselerasi motor pun lebih cepat naik. Biasanya buka gas motor gue lari di 15 km/jam, sekarang dengan bukaan gas yang sama bias sampai 20-22 km/jam. Lalu pada saat jalan lurus yang cukup panjang gue coba untuk Tarik gas sampai kecepatan 80 km/jam, dan itu belum mentok, karena lampu merah gue harus berhenti. Yang mengejutkan buat gue pada saat rpm tinggi suara knalpot itu keluar banget menurut gue memang agak pecah/cempreng. Kedepannya mungkin gue akan coba nambahin glasswool biar suaranya lebih adem, karena yang gue cari bukan suara sekali lagi, gue cuma pengen akselerasi motor gue gak ketahan di knalpot.




So, seperti biasa masuk ke segmen kelebihan dan kekurangan


Silahkan cek video youtube, untuk denger suara merdunya


            Kelebihan
1.     Pengerjaan sangat detail dan rapih
2.     Model standar, jadi untuk yang suka takur kena razia, kemungkinan ini aman
3.     Berpengaruh baik terhadap akselerasi motor
4.     Suara adem (tapi karena gue pengen makin adem jadinya gue akan tambah glasswool)




Kekurangan
1.      Gue jujur bingung untuk nulis kekurangannya, karena hampir sempurna knalpot ini untuk pemakaian harian. Paling yang kurang menurut gue, kurang adem aja buat selera gue lho ya.

2.      Kalau terlalu keasikan betot gas, karena tenaga nambah setelah pakai knalpot ini. Bensin lumayan boros.




You may also like

No comments:

Submenu Section

Slider Section